Setelah ketegangan mereda, atau lebih tepatnya, setelah aku kehabisan tenaga untuk berteriak dan memilih mencoba tenang, aku duduk di sofa penonton yang ada di sudut ruangan.
Pukulanku perlahan melemah. Tanganku jatuh di sisi tubuh, sementara napasku tersengal-sengal seperti baru berlari jauh. Dimas tidak membalas. Dia hanya […]










