DI TENGAH MALAM AMAL NATAL DI QUEZON CITY, PEMBAWA ACARA YANG HAMIL ANAK SUAMIKU MENAMPAR AKU DI DEPAN LECHON, SUAMIKU MALAH MEMELUKNYA DAN

Suasana aula yang tadinya riuh oleh bisik-bisik penghakiman mendadak berubah menjadi sunyi mencekam. Suara embusan AC di sudut ruangan terasa seperti deru badai yang merobek kesunyian. Gabriel, yang tadi memeluk Joy dengan penuh kasih sayang, perlahan melepaskan rangkulannya. Tangannya gemetar.

“Apa… apa maksudmu, Mara?” suara Gabriel serak, kehilangan semua kewibawaannya.

Aku tersenyum tipis, sebuah senyum yang selama tiga tahun ini tidak pernah dia lihat. Senyum seorang wanita yang memegang kendali penuh.

“Selama tiga tahun, Gabriel,” kataku dengan tenang, suaraku bergema di ruangan yang luas itu, “kau selalu menyebut Reyes Kitchen sebagai kerja kerasmu. Kau membiarkan ibumu menganggapku sebagai istri yang tak berguna, dan membiarkan adikmu menghina harga diriku. Kau pikir aku adalah pendamping yang tak punya apa-apa.”

Aku menatap Joy yang wajahnya sepucat kertas. “Kau, Joy. Kau pikir kau sudah memenangkan segalanya dengan kehamilan itu? Kau bahkan tidak tahu siapa yang membayar biaya sewa kondominium tempat kalian berselingkuh setiap malam.”

Liza, asisten pribadiku, maju selangkah dan memberikan ponselnya yang masih tersambung dengan direktur eksekutif bank. Aku menyalakan pengeras suara.

“Selamat malam, Ibu Santos,” suara tegas dari seberang telepon memenuhi ruangan. “Kami baru saja menerima otorisasi penuh untuk likuidasi aset Reyes Kitchen. Karena kegagalan dalam pemenuhan syarat jaminan yang terkait dengan Santos Holdings, seluruh operasional harus dihentikan dalam waktu 24 jam. Apakah Anda tetap ingin melanjutkan pembekuan ini?”

“Lanjutkan,” jawabku singkat.

Gabriel menerjang ke arahku, wajahnya merah padam karena amarah dan kepanikan. “Mara! Hentikan ini! Ini gila! Kita menikah, harta ini adalah milik bersama!”

Aku tertawa, sebuah tawa dingin yang membuat langkahnya terhenti. “Milik bersama? Gabriel, kau lupa bahwa saat kita menikah, kau hanyalah koki gagal dengan utang di mana-mana. Perusahaan ini didirikan dengan dana seed dari perwalian keluargaku, Santos Holdings, yang selama ini sengaja aku rahasiakan agar kau merasa memiliki harga diri sebagai pria.”

“Tapi… tapi kamu bilang itu uang hasil pinjaman bank!” seru Aling Nena, ibu mertuaku, suaranya melengking tinggi, kini wajahnya tampak sangat ketakutan.

“Bank hanya meminjamkan karena jaminannya adalah properti milik ayahku,” jawabku santai. “Dan sekarang, setelah aku tahu kau menghamilkan wanita ini dan berniat membuangku, aku tidak punya alasan lagi untuk melindungi ‘permainan’ kecilmu.”

Tiba-tiba, Joy jatuh terduduk di lantai, gaun merahnya kontras dengan lantai pualam yang dingin. Dia memegangi perutnya, bukan karena cinta, melainkan karena syok. “Gabriel… apa yang terjadi? Katanya restoran ini milikmu?”

Gabriel tidak menjawab. Dia menatapku dengan tatapan yang bercampur antara benci dan putus asa. Namun, ada satu hal yang belum dia tahu. Sesuatu yang akan mengubah seluruh hidup mereka selamanya.

Aku berlutut di depannya, mensejajarkan wajahku dengan wajahnya yang hancur.

“Kau ingin tahu sesuatu yang lebih mengejutkan, Gabriel?” bisikku. “Dokter kandungan yang memeriksa Joy? Dia adalah sepupuku. Hasil USG itu? Itu hasil rekayasa dari data pasien lain yang aku berikan padanya untuk melihat sejauh mana kau akan mengkhianatiku.”

Seluruh aula kembali terdiam. Joy membelalakkan mata, tangannya gemetar hebat. “Itu… tidak mungkin…”

“Joy, kau tidak hamil,” kataku tegas. “Kau hanya pion yang digunakan Gabriel untuk menceraikanku agar dia bisa mendapatkan akses penuh atas aset Santos Holdings. Tapi dia sendiri tidak tahu bahwa aku sudah memantau setiap transaksi kalian sejak bulan pertama.”

Gabriel terhuyung mundur. Dia menatap Joy dengan tatapan jijik, sementara Joy menangis histeris. Keluarga Reyes yang angkuh kini tampak seperti sekumpulan orang asing yang kehilangan arah.

“Tapi ada satu hal lagi,” lanjutku, berdiri tegak dan merapikan gaunku. “Perjanjian pernikahan kita menyertakan klausul bahwa jika salah satu pihak terbukti melakukan perselingkuhan, seluruh aset yang dibeli dengan dana Santos Holdings akan disita kembali 100% tanpa kompensasi.”

Aku menoleh ke arah para tamu yang masih terpaku. “Acara amal ini mungkin berakhir dengan dramatis. Tapi bagi kalian yang hadir, silakan nikmati lechon dan makanan lainnya. Karena mulai besok, Reyes Kitchen tidak akan ada lagi.”

Aku berbalik dan berjalan menuju pintu keluar, diikuti oleh Liza. Sebelum mencapai ambang pintu, aku berhenti sejenak dan menoleh ke arah Gabriel yang masih terpaku di lantai, dikelilingi oleh keluarga yang kini saling menyalahkan satu sama lain.

“Selamat Natal, Gabriel. Semoga kau menikmati hidup barumu sebagai pria yang benar-benar tidak punya apa-apa.”

Saat aku melangkah keluar menuju mobil yang sudah menunggu, udara malam di Quezon City terasa sangat segar. Aku tidak merasa sedih. Aku merasa bebas.

Di dalam mobil, Liza menyerahkan sebuah amplop cokelat. “Nyonya, ini dokumen yang Anda minta mengenai keterlibatan Gabriel dalam pencucian uang yang dia lakukan diam-diam di belakang Anda. Jika kita serahkan ini ke pihak berwenang besok pagi, dia tidak hanya kehilangan harta, dia akan kehilangan kebebasannya.”

Aku menatap jalanan yang ramai. Akhir dari cerita ini bukan hanya tentang membalas dendam. Ini adalah tentang memastikan bahwa mereka yang mengkhianati kepercayaan tidak akan pernah bisa bangkit lagi.

Mobil melaju membelah malam, meningggalkan semua drama di belakang. Aku menutup mata sejenak, membayangkan wajah Gabriel saat menyadari bahwa bukan hanya perusahaannya yang hancur, tapi seluruh sandiwara hidupnya telah terbakar habis malam ini. Dan yang paling menarik, dia harus mempertanggungjawabkan setiap sen yang dia curi di depan pengadilan.

Ternyata, menjadi istri yang ‘pendiam’ bukanlah kelemahan. Itu adalah cara terbaik untuk mengumpulkan bukti agar saat waktu itu tiba, kehancuran musuh bisa terjadi dalam satu malam yang tak terlupakan.

Ini adalah hadiah Natal terbaik yang pernah aku berikan untuk diriku sendiri.

Để lại một bình luận

Email của bạn sẽ không được hiển thị công khai. Các trường bắt buộc được đánh dấu *

Lên đầu trang