“KAK, DI MANA RUMAH MEWAH YANG KUBANGUNKAN? KENAPA KAKAK TIDUR DI KANDANG BABI?!”
Clara tidak pernah melupakan suara hujan malam itu, lima belas tahun yang lalu, ketika ia masih duduk di bangku SMP […]
Clara tidak pernah melupakan suara hujan malam itu, lima belas tahun yang lalu, ketika ia masih duduk di bangku SMP […]
Aku hampir tidak tidur malam itu. Foto perempuan di kursi roda terus terbayang di kepalaku. Wajahnya begitu mirip denganku. Bentuk
Sudah lebih dari dua puluh tahun Ibu Aminah menghabiskan hari-harinya di depan gerbang Masjid Agung Istiqlal. Setiap pagi sebelum matahari
Pagi itu, langit Ubud begitu cerah hingga nyaris tidak ada seorang pun yang membayangkan bahwa sebuah kekacauan besar sedang mengintai
Jam dinding di sudut salon mewah itu baru saja menunjukkan pukul satu siang ketika Alya duduk tenang sambil membolak-balik majalah
Suara kunci yang diputar dari pintu depan membuat seluruh tubuh Camila menegang. Elena masih duduk di sofa, kedua tangannya terlipat
Sudah tujuh hari sejak sore yang mengubah hidupku selamanya. Tujuh hari sejak aku membuka pintu rumah orang tuaku sambil tersenyum,
Aku pulang tiga hari lebih awal. Tidak ada yang tahu. Bahkan Laura, istriku, mengira aku masih berada di Surabaya untuk
Matthew Reyes mengenali jalan tempat tinggalnya bahkan sebelum sempat membaca nama yang tertera di papan jalan. Tujuh tahun bukan waktu
Patricia menggenggam mikrofon dengan kedua tangan. Cahaya lampu kristal di atas kepalanya memantul di kulit kepalanya yang telanjang, dan untuk