“Kamu ini hanya orang luar, Tara. Rendi tidak punya kewajiban untuk menafkahimu,” ujar Mama mertuaku.
Aku hanya tersenyum tipis sambil menatap Mas Rendi. Tatapannya langsung berubah. Untuk pertama kalinya sejak kami menikah, kulihat wajahnya dipenuhi










