TERLALU LARUT BERSENANG-SENANG, SUAMIKU DAN WANITA SIMPANANNYA SAMPAI HARUS DILARIKAN KE RUMAH SAKIT.
“Bu Citra sedang hamil.” Kalimat dokter itu jatuh seperti benda berat di tengah ruangan yang mendadak sunyi. Aku menatap Citra.
“Bu Citra sedang hamil.” Kalimat dokter itu jatuh seperti benda berat di tengah ruangan yang mendadak sunyi. Aku menatap Citra.
Sosok yang muncul di layar itu adalah Ardi. Namun bukan Ardi dengan setelan jas hitam yang seharusnya berdiri gagah di
Ketika pengacara itu mengucapkan kalimat tersebut, tidak seorang pun di ruang rapat keluarga Pratama berani bergerak. “Secara hukum, sebagian besar
Hujan turun begitu deras malam itu, seolah langit sedang menumpahkan sesuatu yang selama bertahun-tahun tertahan. Aku duduk di ruang keluarga
“Ini tidak mungkin.” Suara Ardi terdengar begitu pelan sampai nyaris seperti bisikan. Aku menyandarkan punggung ke sofa. “Kenapa tidak mungkin?”
Aku tidak jadi masuk rapat pagi itu. Selama hampir lima menit, aku hanya duduk menatap layar ponsel Ardi dengan napas
Video itu mulai diputar. Gambar pertama tampak goyah dan agak gelap. Sudut pengambilannya rendah, seolah ponsel diletakkan di balik celah
Pagi hari ketiga dimulai dengan suara dentuman keras dari arah belakang rumah. Aku yang saat itu sedang mengenakan sepatu di
Aku berdiri di samping tempat tidur cukup lama, menatap punggung Sari yang membelakangiku. Untuk pertama kalinya, aku tidak tahu harus
Tanganku masih menggantung di udara ketika Sari buru-buru menarik kain untuk menutupi tubuhnya. Wajahnya yang beberapa menit lalu masih dihiasi