Baru Dua Belas Menit Pulang dari Rumah Sakit dengan Tulang Paha Dipasang Pen, Mertuaku Menendang Tongkatku hingga Aku Jatuh—Lalu Suamiku Mengunci Aku di Gudang Dingin, Membawa Obatku, dan Menyodorkan Surat Kuasa. Mereka Lupa Satu Lampu Kecil di Sudut Ruangan Itu Masih Menyala
Suara tawa kecil Ratna dari balik pintu membuat seluruh rasa sakit di kakiku mendadak terasa tidak penting. Aku menahan napas.










