PRIA INI MALU MENGAKUI AYAHNYA YANG BEKERJA SEBAGAI PEMULUNG DI DEPAN KEKASIH KAYANYA
Pak Berto tersenyum tipis sambil menepuk pelan punggung Celine. “Syukurlah kamu baik-baik saja. Itu saja sudah cukup buat saya.” Celine […]
Pak Berto tersenyum tipis sambil menepuk pelan punggung Celine. “Syukurlah kamu baik-baik saja. Itu saja sudah cukup buat saya.” Celine […]
Aku terpaku di ambang pintu kamar mandi. Suara tetesan air dari keran menjadi satu-satunya bunyi yang terdengar. Ibuku masih memegang
Mara tidak langsung menjawab. Matanya terpaku pada berkas di tanganku. Aku melihat bibirnya bergetar pelan, lalu ia menutup pintu kamar
Paolo memandangi map hitam itu dengan tangan gemetar. Napasnya memburu ketika membuka halaman pertama. Di bagian paling atas tertulis jelas.
Saat telepon itu ditutup, pria tersebut tersenyum tipis, seolah tidak pernah terjadi apa pun beberapa menit sebelumnya. Ia mengambil jasnya,
Diana sama sekali tidak menyentuh panci itu. Dia duduk santai di meja makan sambil memainkan ponselnya. Di depannya ada segelas
Udara di lorong megah itu serasa membeku seketika. Sunyi yang mencengkeram begitu pekat hingga suara helaan napas Mateo yang mendadak
Cahaya lampu sorot dari SUV mewah itu langsung menyilaukan mataku, tetapi aku tidak bergeming sedikit pun. Langkah kaki Jayson terdengar
Senyum tipis terukir di bibirku mendengar perkataan wanita paruh baya itu, sebuah tawa pahit yang hanya bisa kunikmati sendiri. Dia
Langkahku terhenti kaku di balik kegelapan lorong. Di bawah remang lampu jalan yang menerobos celah ventilasi dapur kotor, aku melihat