SAAT HUJAN DERAS MALAM ITU, ISTRIKU YANG SEDANG HAMIL MUDA MENGUSIRKU DARI RUMAH.
Aku mengenali pria itu bahkan sebelum dia benar-benar sampai di depan kami. Namanya Arga Mahendra. Lima tahun lalu, dia adalah
Aku mengenali pria itu bahkan sebelum dia benar-benar sampai di depan kami. Namanya Arga Mahendra. Lima tahun lalu, dia adalah
Nadira Tak seorang pun bergerak. Resepsionis hotel berdiri dengan senyum yang mulai kaku. Di belakangku, koper-koper kami berjajar rapi, seolah
Pukul empat lewat empat puluh lima menit pagi, aku sudah berdiri di ballroom hotel tempat adikku akan menikah. Tidak ada
Untuk pertama kalinya sejak kami masih memakai seragam SD, Raka Adinata menatapku seperti menatap orang asing. Senyum percaya diri yang
Suara mesin mobil di depan rumah terdengar seperti sesuatu yang sedang menghitung mundur. Aku duduk di ruang keluarga dengan layar
Bahasa yang Membongkar Kesombongan Saya menarik napas perlahan sambil menatap angka-angka di lembar lampiran itu. Tangan saya terasa dingin. Dalam
Pukul 05.07 pagi, Arum berdiri di ruang kerja ayahnya sambil menggenggam flashdisk perak yang berisi bukti pengkhianatan pria yang beberapa
Darah di tubuh saya terasa dingin ketika membaca lembar terakhir itu. Di bagian atas tertulis sebuah alamat lama di Sidoarjo.
Foto itu hanya membutuhkan waktu tiga jam untuk menghancurkan nama baik yang kubangun selama sebelas tahun. Pukul sembilan pagi, aku
Aku tidak pernah menandatangani dokumen apa pun. Kalimat Maya membuat darahku seperti berhenti mengalir. Aku menatap Kirana yang tertidur di