BAGI BUNDA, ADIK-ADIK ADALAH PERMATA. SEDANGKAN AKU ADALAH NODA YANG TIDAK DIHARAPKAN KEHADIRANNYA.
Hujan malam itu turun semakin deras ketika aku melangkah keluar dari rumah sakit. Air yang membasahi wajahku membuat orang-orang tidak […]
Hujan malam itu turun semakin deras ketika aku melangkah keluar dari rumah sakit. Air yang membasahi wajahku membuat orang-orang tidak […]
Reno terdiam cukup lama. Tatapannya berpindah dari wajah Aisyah ke laptop tua di atas meja, seolah benda itu merupakan ancaman
Tapi… Ada sesuatu yang membuat napasku tercekat. Seprai di atas tempat tidur kusut seperti baru saja digunakan. Selimut terlempar ke
Firman baru saja dimakamkan ketika ibu mertuaku berdiri di hadapanku dengan wajah dingin. Tidak ada sedikit pun kesedihan yang tersisa
Firman sudah meninggal. Sekarang kamu bukan menantuku lagi. Besok kamu harus angkat kaki dari rumah ini. Serahkan juga semua harta
Aku menatap layar ponsel dengan tangan gemetar. Pesan dari Nida hanya terdiri dari satu kalimat pendek. “Tasya, kalau kamu masih
“Kenapa kamu bisa ada di kamarku?” seru Alma hampir berteriak. Kenan mengangkat wajah dari layar ponselnya. Alih-alih terlihat gugup, laki-laki
Pintu mobil dibanting begitu keras hingga seluruh tubuhku tersentak. Aku terduduk di kursi belakang dengan napas memburu, sementara lututku yang
Aku menggenggam benda itu dengan tangan gemetar. Sebuah kotak beludru hitam berisi cincin emas putih yang sangat kukenal. Cincin itu
Amara tidak pernah menyangka bahwa hari paling menyakitkan dalam hidupnya justru menjadi awal dari kebebasan yang selama ini tidak pernah