Stories

DUA PULUH TAHUN LALU, SUAMIKU MENINGGAL DUNIA. AKU MEMILIH TETAP TINGGAL DAN MEMBESARKAN TIGA ADIK LAKI-LAKINYA AGAR MEREKA BISA BERSEKOLAH. TAPI SAAT MEREKA SUKSES, SATU PER SATU MEREKA PERGI DAN MENGHILANG. SELURUH KAMPUNG MENYEBUTKU “BODOH”… HINGGA SUATU HARI SESUATU MUNCUL DI DEPAN RUMAHKU—DAN SEMUA ORANG TERDIAM.

Dua puluh tahun lalu, aku kehilangan suamiku dalam sebuah kecelakaan proyek pembangunan di Jakarta. Hari itu, dunia seolah berhenti berputar.

Stories

Siang itu, matahari terasa begitu terik di luar Republic Bank. Namun di dalam, suasananya sejuk, tenang, dan tertata rapi. Lantai marmer mengilap, antrean nasabah bergerak dengan cepat, sementara suara nomor antrean terdengar berulang seperti irama yang akrab bagi orang-orang yang terbiasa menunggu dengan tenang karena mereka merasa aman dengan harta yang dimiliki.

Siang itu matahari membakar trotoar di depan Republic Bank. Orang-orang yang keluar masuk gedung berlapis kaca itu berjalan tergesa-gesa dengan

Lên đầu trang