EPISODE 1: PRIA TUA YANG SETIAP HARI MENGGORESKAN TANDA DI DINDING
Setiap pagi sebelum matahari benar-benar muncul di balik tembok tinggi Lapas Cibinong, seorang narapidana tua selalu melakukan kebiasaan yang sama. […]
Setiap pagi sebelum matahari benar-benar muncul di balik tembok tinggi Lapas Cibinong, seorang narapidana tua selalu melakukan kebiasaan yang sama. […]
Di lobi mewah Golden Palm Hotel, tak seorang pun menyadari bahwa pria pendiam yang setiap pagi mendorong ember dan pel
Setiap pagi, sebelum matahari benar-benar menghangatkan kota kecil di Jawa Tengah itu, seorang lelaki tua sudah duduk di bawah pohon
Bagas Wirawan menghirup udara bebas setelah tiga tahun mendekam di balik jeruji besi. Tiga tahun yang merenggut masa mudanya, nama
Malam itu hujan baru saja reda ketika notifikasi siaran langsung memenuhi layar ponsel ribuan orang. Nama yang muncul sudah tidak
Di bawah terik matahari siang yang membakar halaman Balai Kota Surakarta, seorang pemuda berdiri sendirian menghadap tembok beton yang kusam.
Namaku Lorna. Selama bertahun-tahun aku selalu percaya bahwa setiap benda memiliki umur. Namun ada satu benda yang tak pernah sanggup
Pagi itu langit Jakarta masih diselimuti warna jingga ketika Pak Rahmat mulai menyapu daun-daun kering di sebuah taman kota yang
Namaku Marta. Selama lebih dari tiga puluh tahun, hidupku hanya dihabiskan di depan ember, sabun, dan jemuran. Orang-orang mengenalku sebagai
Namaku Lira. Selama tiga bulan terakhir, orang-orang di hotel itu mengenalku hanya sebagai perempuan yang mencuci pakaian di belakang gedung.