MERTUAKU KABUR KE AUSTRALIA SAAT SUAMIKU KOMA, MENINGGALKANKU DENGAN BUKU HITAM…
Aku menatap botol kapsul di meja, lalu kembali menatap Arga. Tenggorokanku terasa kering. “Apa maksudmu mereka akan melakukan sesuatu kepadamu
Aku menatap botol kapsul di meja, lalu kembali menatap Arga. Tenggorokanku terasa kering. “Apa maksudmu mereka akan melakukan sesuatu kepadamu
Tes DNA. Dua kata itu terus terngiang di kepala Clarissa sepanjang perjalanan pulang. Namun ia tahu, kebenaran tentang Arka hanyalah
Keesokan paginya, Bagas turun ke ruang makan dengan wajah puas. Ia sama sekali tidak menyadari bahwa sejak malam sebelumnya, perempuan
Maya menatap tanda tangan ibunya sampai huruf-huruf di atas kertas itu mulai terlihat kabur. Kereta terus melaju meninggalkan Bogor, tetapi
Dokumen pertama di dalam map itu membuat tangan Maya berhenti bergerak. Di bagian atas kertas tertulis jelas sebuah nama kantor
Nadia belum sempat memasukkan ponselnya kembali ke dalam tas ketika Risa menelepon untuk kedua kalinya. “Mbak, Danu benar-benar masuk ke
Ratna menatap ponselnya tanpa berkedip. Ruangan kantor Aris mendadak terasa terlalu sunyi. “Apa yang mau Papa ambil?” tanyanya akhirnya. Suara
“Pak, tolong agak cepat.” Sopir taksi melirikku melalui kaca spion, lalu mengangguk. Mobil bergerak meninggalkan kompleks apartemen ketika aku masih
Pintu mobil terkunci sebelum Laras sempat meraih gagangnya. “Buka pintunya.” Arman tidak menjawab. “Arman, aku bilang buka.” Mobil terus melaju
“Perawat, saya suami Ayu Pramesti. Sore ini ada pasien hamil delapan bulan yang dibawa ke sini karena kontraksi atau perdarahan?