Aku Datang ke Pos Perbatasan Membawa Surat Cerai, Tapi Suamiku yang Jarang Bisa Dihubungi Membuat Niatku Goyah
Aku datang ke perbatasan dengan membawa surat cerai di dalam koper. Namun malam pertama aku tidur di ranjang suamiku setelah
Aku datang ke perbatasan dengan membawa surat cerai di dalam koper. Namun malam pertama aku tidur di ranjang suamiku setelah
Aku baru menghabiskan setengah mangkuk mi ketika tulisan di samping kepala Galang berubah. Takdir kematian mulai berubah. Sumpitku berhenti di
Aku menatap amplop cokelat itu seperti sedang menatap sesuatu yang bisa mengubah seluruh hidupku hanya dengan satu gerakan kecil. Tanganku
Pak Harun menatapku lurus-lurus di tengah asap yang semakin pekat. “Kalau kamu berhasil keluar dari sini,” katanya sambil menahan batuk,
Dua hari setelah mendengar percakapan Ardi dan Nadya dari balik pintu kamar, aku duduk di sebuah kedai kopi kecil di
TENGAH HARI, IBU MERTUAKU MENELEPONKU 30 KALI DAN MENYURUHKU SEGERA DATANG KE HOTEL BINTANG LIMA KARENA ADA URUSAN PENTING. BEGITU
Keisya berdiri di ambang pintu ruang tindakan dengan wajah yang perlahan kehilangan warna. Matanya terpaku pada lembar hasil pemeriksaan di
“Dua ratus delapan puluh juta rupiah.” Aku menatap Pak Hendra tanpa berkedip. Suara kendaraan dari Jalan Pandanaran terdengar samar di
Profesor Ratna menarik napas pelan. Tatapannya menyapu seluruh auditorium sebelum akhirnya berhenti pada deretan kursi tamu tempat perempuan berkebaya mahal
Aku baru pulang dari Riyadh setelah bertahun-tahun bekerja demi masa depan anakku. Namun belum genap sehari menginjakkan kaki di kampung,