Aku Julian, 32 tahun.
Sepuluh tahun yang lalu, aku hanyalah seorang mahasiswa miskin yang bekerja paruh waktu demi bisa bertahan hidup. Sementara itu, Cassandra
Sepuluh tahun yang lalu, aku hanyalah seorang mahasiswa miskin yang bekerja paruh waktu demi bisa bertahan hidup. Sementara itu, Cassandra
Langit Jakarta sore itu mulai menggelap ketika aku berdiri di depan pintu Amara Bridal Atelier sambil menggenggam sebuah koper hitam.
Pukul dua dini hari. Listrik padam. Malam terasa sangat gerah di sebuah rumah tua peninggalan keluarga di Bogor, Jawa Barat.
Namaku Isabella Wijaya, delapan belas tahun, dan jika ada satu kalimat yang paling sering kudengar sepanjang hidupku, kalimat itu adalah,
AKU MEMERCAYAKAN ADIKKU UNTUK MERAWAT PUTRIKU YANG BERUSIA EMPAT TAHUN SELAMA DELAPAN BULAN SAAT AKU BEKERJA DI LUAR NEGERI. NAMUN
Saat kembali dari perjalanan bisnis selama tiga hari di Surabaya, aku tidak menyangka dua ekor kepiting raksasa kiriman Ibu akan
Setelah aku dipermalukan di pesta ulang tahun keenam puluh Donya Agatha, semua mata tertuju kepadaku. Suara baling-baling helikopter masih meraung
Mateo tetap mempertahankan senyum tipis di wajahnya ketika Valeria meraih lengannya dan mengecup pipinya seolah tidak pernah terjadi apa pun.
Namaku Isabella Wijaya. Usia dua puluh enam tahun. Setelah kakekku meninggal dunia, seluruh Imperial Group Indonesia jatuh ke tanganku. Bertahun-tahun
Nama penumpang kedua membuat napasku berhenti selama beberapa detik. Vanessa Wijaya. Usianya dua puluh delapan tahun. Rekan kerja Rafael di