Setelah Lima Malam Membayar Tetangga untuk Menjaga Suamiku yang Lumpuh, Telepon dari Balik Jendela Membuatku Pulang Menerjang Hujan—dan Pemandangan di Atas Ranjang Membongkar Rencana yang Hampir Merampas Rumah, Tabungan, serta Anak Perempuan Kami dalam Satu Malam, Sementara Orang yang Paling Kupercaya Tersenyum Seolah Semuanya Sudah Menjadi Miliknya Sendiri
“Kamu terlambat, Maya. Besok pagi, rumah ini sudah bukan milik kalian lagi.” Kalimat Bu Siska membuat suara hujan di luar










