Aku diam-diam menandatangani surat cerai itu saat usia kandunganku delapan bulan. Suamiku pergi dengan senyum puas—sampai tiga hari kemudian pengacaranya meneleponku.
“Halo.” Tidak ada jawaban selama dua detik. Lalu terdengar suara tarikan napas berat dari seberang. “Bu Laras?” Nada Pak Hendra










