SUAMIKU MENGHILANG SELAMA TIGA TAHUN, LALU TIBA-TIBA PULANG MEMBAWA SEORANG WANITA DAN ANAK KECIL.
Arga tidak langsung duduk. Tatapannya terpaku pada lembar mutasi rekening di atas meja. Jari-jarinya yang tadi begitu santai ketika meletakkan
Arga tidak langsung duduk. Tatapannya terpaku pada lembar mutasi rekening di atas meja. Jari-jarinya yang tadi begitu santai ketika meletakkan
Benda itu ternyata sebuah amplop plastik bening yang dilipat dua. Di dalamnya ada sebuah ponsel kecil berwarna hitam, beberapa lembar
“Uang rumah yang mana, Bu?” Suara Mira terdengar lebih tajam daripada sebelumnya. Ibu Ratna tidak langsung menjawab. Tangannya yang tadi
Aku tidak langsung memahami apa yang sedang kulihat. Nama Reza Mahendra tercetak jelas di bagian bawah dokumen itu. Di sebelahnya
“Ayah… wanita itu mengambil uang Ayah.” Suara Grace terus terngiang di kepala Ethan sepanjang perjalanan pulang. Hujan mulai turun ketika
Ricardo tidak menangis. Ia tidak membanting gelas, tidak berteriak, bahkan tidak menatap Elena dengan kebencian seperti yang kuharapkan. Putra yang
Pintu kamar VIP itu terbuka tepat ketika Jae-hwan sedang memaksa pena ke sela jariku. Pengacara Choi berdiri di ambang pintu
Suara rekaman itu berhenti. Namun kalimat terakhir Seo-yeon seperti masih bergema di seluruh kamar bayi. Jangan percaya siapa pun di
Arya tidak bergerak selama beberapa detik. Suara pengumuman penerbangan terdengar samar di atas kepala, bercampur dengan derak roda koper, langkah
Ucapan pria itu terus terngiang di kepala ibu tirinya bahkan setelah gerbang tertutup. “Nikmati rumah ini selama Ibu masih bisa.”