Pak Rahman, beras injakan orang juga mau Bapak kumpulin? Memangnya anak Bapak nggak bisa kasih makan?
“Pak Rahman, beras injakan orang juga mau Bapak kumpulin? Memangnya anak Bapak nggak bisa kasih makan?” Kalimat itu memecah riuh […]
“Pak Rahman, beras injakan orang juga mau Bapak kumpulin? Memangnya anak Bapak nggak bisa kasih makan?” Kalimat itu memecah riuh […]
Malam itu hujan turun pelan, membasahi halaman rumah yang selama dua tahun terakhir menjadi saksi bisu penderitaan Nadia. Dari balik
Baskoro merasa seolah seluruh dunia berhenti berputar. Di tengah taman belakang yang dulu selalu dipenuhi suara tawa anak-anak, Mateo dan
Namaku Nadia. Sampai malam itu, aku selalu percaya bahwa cinta dibangun dari kejujuran. Aku tidak pernah menyangka bahwa kebohongan terbesar
Ada satu kalimat yang tidak pernah bisa kulupakan sepanjang hidupku. “Kalau masih muda saja sudah memilih memungut anak jalanan, jangan
Di ambang pintu vila itu, aku berdiri membeku. Suara Raka yang terus memanggil namaku terdengar semakin lirih, seolah tertelan oleh
Dona Victoria adalah perempuan yang membangun kerajaan bisnis properti terbesar di Filipina dari nol. Selama hampir sepuluh tahun terakhir, ia
BLAG! Suara koper yang menghantam lantai marmer memecah keheningan rumah itu. Semua kepala langsung menoleh. Wajah Ibu Lydia yang semula
Hujan masih menghantam kaca jendela rumah sakit ketika telepon itu terputus. Aku menatap layar ponsel yang kembali gelap, tetapi suara
Pintu ballroom Hotel Arunika di kawasan SCBD terbuka tepat ketika Rama Wardhana mengangkat gelas sampanye dan tersenyum ke arah ratusan