“Aku sekarang sudah menjadi pengusaha sukses! Butuh wanita yang setara untuk berdampingan denganku. Bukan perempuan seperti kamu! Sekarang juga, pergi dari rumahku! Pergi! Pergi! Pergi!”
“Dua puluh miliar?” Lututku langsung lemas. Tanganku yang memegang ponsel bergetar hebat, sementara Rangga masih menangis dalam pelukanku. “Bu… apa










