PUKUL 03.17 DINI HARI, SEORANG IBU TUNGGAL YANG PUTUS ASA MENGIRIM PESAN RAHASIA KEPADA MANTANNYA.
Raditya Baskoro berdiri beberapa meter di belakang Maya dengan rahang mengeras. Tatapannya berpindah dari layar ponsel Maya ke wajah Ibu
Raditya Baskoro berdiri beberapa meter di belakang Maya dengan rahang mengeras. Tatapannya berpindah dari layar ponsel Maya ke wajah Ibu
Maya tidak langsung menerima cincin itu. Ia berdiri di depan meja Adrian, menatap berlian yang nilainya mungkin lebih mahal daripada
Maya tidak langsung bereaksi. Kalimat Tirta terasa seperti sesuatu yang terlalu mustahil untuk dipercaya, tetapi terlalu spesifik untuk dianggap sebagai
Pagi berikutnya, Nabila mengambil keputusan yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan akan ia buat selama tujuh tahun mencintai Dion.
“Siapa yang mengirim pesan selarut ini?” Suara Arman terdengar biasa, tetapi ada sesuatu dalam tatapannya yang membuat jantungku berdetak terlalu
Aku berdiri di balik pintu kamar vila sambil menatap gagangnya yang bergerak pelan. “Nadira, buka pintunya. Sekarang.” Nada Arga membuat
Sirene polisi terdengar semakin dekat ketika Ibu masih menggenggam pergelangan tanganku. “Nabila, dengarkan Ibu dulu.” Aku menepis tangannya. “Kalau ada
Aku sudah pulang, Faris. Dua centang biru muncul di layar. Selama hampir satu menit, tidak ada balasan. Lalu ponselku bergetar
Pukul tiga lewat tujuh belas menit dini hari, ketika hampir semua orang di Apartemen Cakrawala Residence yakin kasus itu sudah
Tanganku yang sedang memegang minuman berhenti di udara. Ada sesuatu yang terasa ganjil ketika mendengar ibu Keira membanggakan apartemen milik